Sudah bulan yang entah keberapa sejak kamu pergi dari kota ini.
Dan aku sendiri selalu berfikir bahwa mungkin 2 atau 3 tahun akan terasa cepat seperti pertemuan terakhir kita waktu itu.
Kamu tau kenapa aku selalu suka menyapamu di pagi hari?
Tentu saja jawabannya karena matahari terbit lalu tenggelam, terbit lagi dan begitu seterusnya.
Meyakinkanku bahwa kamu akan semakin dekat untuk ku raih.
Katamu aku harus super sabar, biar bisa jadi ibu dan istri yang baik.
"istri siapa? ibunya anaknya siapa?", tanyaku.
"ya ga tau lah. apa perlu kamu aku ramal?"
Dan tolong mengertilah bahwa aku selalu ingin menjadi milikmu.
Selasa, 05 Desember 2017
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
2017 yang baru
2015. terakhir kali aku menyentuh blog ini. Semesta! terimakasih karena memberiku kesempatan menulis apapun disini. aku harap kita tida...
-
halo kamu, aku, kita, dia, dan semesta! Ini tulisan pertamaku. Ya mungkin beberapa orang akan bilang aku telat banget untuk bikin blog...
-
Mom : Siapapun pilihanmu, bagaimanapun caramu. Berbahagialah. Tolong, berbahagialah. Angkat kepalamu, dan tatap dengan penuh kepastian apa ...
-
Halo, semesta! Terimakasih karena hari ini berjalan seperti biasa. Tidak! Hari ini sama sekali tidak berjalan seperti biasa. Rutinitas ...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar