2015. terakhir kali aku menyentuh blog ini.
Semesta! terimakasih karena memberiku kesempatan menulis apapun
disini. aku harap kita tidak sama-sama bertambah brengsek.
Sekarang 2017, banyak sekali tentunya momen-momen yang terjadi.
Mulai dari putus dari pacar-ketemu yang baru-pacaran lagi-putus
lagi. begitu seterusnya sampai pada saat ini dimana aku memutuskan untuk sendiri.
bukan itu yang mau aku ceritakan. ada yang jauh lebih penting dan
sangat melekat.
Februari, 2017. aku kehilangan sosok yang paling penting dalam
hidup; Papa.
Yaa, aku tau mungkin cerita ini sudah sangat sering untuk
dikonsumsi telinga terkutuk kalian.
5 Oktober 2017, 3 hari menjelang ulang tahun Papa.
sudah tentu akan jadi momen yang baik untuk kami bukan? merayakan
bersama, duduk mengelilingi meja makan, berbagi minuman soda dan tentunya beer
kesukaan beliau.
Atau mungkin saja kami harus makan bebek goreng dan nasi panas
sambil tertawa bersama karena aku pasti akan teriak-teriak kalau makan sambal
buatan mama.
tapi tahun ini tidak, yang bisa kami lakukan hanya berdoa pada
Tuhan kami masing-masing supaya Papa berbahagia dengan bertambah satu.
p.s Pa,
disana ada nasi padang gak ya?
